Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal Kick-Off Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Skuad Garuda Siap Hadapi Lawan Berat di Sore Ha
Advertisement . Scroll to see content

Kim Jong Un Dilarikan ke RS di China, Benarkah Pendarahan Otak?

Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:13 WIB
  • author Anton Suhartono, Vitrianda Hilba Siregar
Kim Jong Un Dilarikan ke RS di China, Benarkah Pendarahan Otak?
Kim Jong Un dirumorkan meninggal dunia akibat pendarahan otak parah, berdasarkan kabar dari Xie Wanjun, ketua partai terlarang di China (Foto: AP)

SEOUL, iNewsAlor.id — Dunia maya sempat dihebohkan oleh rumor mengejutkan mengenai Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, yang dikabarkan meninggal dunia akibat sakit parah.

Isu tersebut menyebutkan bahwa penguasa Korea Utara itu sempat mengalami koma akibat pendarahan otak parah sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit di China untuk mendapatkan perawatan darurat.

Kabar burung ini pertama kali mencuat dari unggahan seorang tokoh oposisi asal China, Xie Wanjun, yang juga menjabat sebagai ketua Partai Demokrasi China—sebuah kelompok politik yang dilarang di negara asalnya. Melalui akunnya, pria yang kini tinggal di Amerika Serikat itu melontarkan klaim kontroversial mengenai kondisi kesehatan Kim Jong Un yang memburuk secara drastis.

Dalam klaimnya, Xie menyebutkan bahwa Kim Jong Un menderita pendarahan otak parah hingga jatuh koma. Karena penanganan medis di Korea Utara dinilai tidak memadai atau terlambat, Kim disebut-sebut sempat dirujuk secara darurat ke Rumah Sakit Peking Union Medical College di China.

Tak berhenti sampai di situ, klaim tersebut juga menyebutkan bahwa nyawa pemimpin berusia 42 tahun itu tidak tertolong akibat parahnya kondisi kesehatan, hingga akhirnya jenazahnya dibawa kembali ke Korea Utara secara diam-diam.

Isu liar ini dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu spekulasi global mengenai stabilitas serta kepemimpinan di negara tertutup tersebut. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari sumber independen maupun pemerintah Korea Utara yang membenarkan klaim kematian tersebut.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut