Geger! Pria di Manggarai Timur Ditemukan Tewas di Area Kebun Terbakar
BORONG, iNewsAlor.id - Warga Kampung Kembur, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pria di area perkebunan pada Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.
Korban diketahui bernama Petrus Jadur (59), warga RT/RW 012/003, Kampung Kembur. Jenazah korban ditemukan dalam posisi tengkurap di lahan perkebunan yang memiliki medan curam, dengan sejumlah luka bakar di beberapa bagian tubuhnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Iptu Ahmad Zacky Shodri, membenarkan adanya penemuan jenazah tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, personel Pamapta bersama piket fungsi dan Unit Identifikasi Satreskrim Polres Manggarai Timur langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan olah TKP.
Berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat beraktivitas bersama tetangganya, Bonifasius Gamat, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WITA. Keduanya mengerjakan pembangunan kamar mandi milik korban hingga selesai sekitar pukul 08.30 WITA.
Peristiwa penemuan jenazah itu baru diketahui pada siang hari. Sekitar pukul 14.30 WITA, saksi Aloysius Gonsa melihat kepulan asap dari arah kebunnya yang berada di pinggiran gunung.
Melihat asap tersebut, Aloysius membawa jerigen berisi air untuk memadamkan api. Namun, saat memeriksa area perkebunan yang ditumbuhi pohon cokelat dan telah terbakar, ia justru menemukan korban tergeletak dalam posisi tengkurap dengan kondisi tubuh mengalami luka bakar. Saat ditemukan, api sudah padam.
Saksi mengenali korban dari wajahnya tanpa menyentuh tubuh korban. Ia kemudian memanggil Pilipus Jehamat, kakak kandung korban, serta warga lainnya sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polres Manggarai Timur.
Menurut keterangan saksi, lokasi penemuan berada di jalur yang biasa dilalui korban ketika menuju kebunnya. Posisi jenazah berada di bagian bawah kebun yang terbakar, tepat di bawah tebing dan berdekatan dengan kebun milik korban.
Pemeriksaan luar jenazah dilakukan oleh dr. Dede dari Rumah Sakit Lehong. Dari hasil pemeriksaan, korban ditemukan dalam posisi tengkurap dengan luka yang disertai perdarahan aktif pada hidung. Pemeriksaan juga menemukan perubahan bentuk tulang hidung yang tidak simetris dan diduga akibat benturan.
Selain itu, ditemukan luka bakar pada wajah, dada, kedua lengan bawah, daerah kelamin, serta kedua tungkai korban.
Meski sejumlah luka telah teridentifikasi, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan.
“Penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan. Dugaan sementara korban terjatuh hingga wajah terbentur batu, kemudian tubuhnya terpapar api,” demikian keterangan dalam hasil pemeriksaan medis.
Dalam olah TKP, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Manggarai Timur menemukan sejumlah barang dan petunjuk di sekitar lokasi penemuan jenazah.
Barang dan petunjuk tersebut meliputi satu kaus hitam yang ditemukan sekitar 140 sentimeter dari posisi korban, bercak darah pada dedaunan kering dengan jarak sekitar 175 sentimeter, serta bercak darah pada batu yang tertanam di tanah dengan jarak sekitar 227 sentimeter dari korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, polisi menyatakan tidak menemukan benda atau barang yang secara langsung menunjukkan adanya dugaan tindak pidana.
Dalam laporan polisi, terdapat analisis sementara bahwa korban diduga berlari ketika terjadi kebakaran dalam kondisi tidak mengenakan baju atau sambil memegang baju. Korban kemudian diduga tersandung dan terjatuh akibat kondisi medan yang curam hingga kehilangan kesadaran, sebelum tubuhnya terpapar api.
Meski demikian, dugaan tersebut masih merupakan analisis sementara dan belum dapat memastikan rangkaian kejadian maupun penyebab pasti kematian korban.
Pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah Petrus Jadur. Keluarga juga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menyatakan tidak menghendaki perkara itu diproses lebih lanjut secara hukum.
Penolakan autopsi tersebut telah dituangkan dalam Berita Acara Penolakan Autopsi. Sementara itu, penyerahan jenazah kepada keluarga didokumentasikan melalui Berita Acara Penyerahan Jenazah sebagai bagian dari kelengkapan administrasi.
Saat ini, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Kampung Kembur. Berdasarkan keterangan kepolisian, situasi di lokasi kejadian maupun di rumah duka terpantau aman dan terkendali.
Editor: Danny Manu