BORONG, iNewsAlor.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat layanan kesehatan di wilayah timur Indonesia. Dua rumah sakit tipe C modern di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yakni di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Sumba Barat Daya, kini rampung dibangun menggunakan dana APBN.
Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kesehatan rujukan bagi masyarakat di wilayah Flores dan sekitarnya, terutama untuk penanganan penyakit prioritas seperti jantung, stroke, kanker, serta kesehatan ibu dan anak.
Direktur RSUD Borong, dr. Kresensia Nensy, mengatakan pembangunan rumah sakit tersebut menjadi bukti perhatian besar pemerintah pusat terhadap masyarakat di Kabupaten Manggarai Timur, khususnya di bidang kesehatan.
“Sebagai Direktur mewakili seluruh staf RSUD Borong, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah bagi masyarakat Manggarai Timur, terutama di sektor kesehatan,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Menurut dia, RSUD Borong menjadi salah satu rumah sakit penerima bantuan pemerintah pusat melalui program PHTC atau Quick Wins Presiden Tahun 2025. Bantuan tersebut berupa pembangunan gedung, peningkatan fasilitas kesehatan, hingga penambahan alat kesehatan modern.
“Saya pernah menyampaikan rasa terima kasih kepada Direktur Fasilitas Kesehatan Kemenkes, Pak Ghotama. Beliau mengatakan masyarakat Manggarai Timur memiliki hak yang sama seperti masyarakat di Jawa untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan modern,” katanya.
Ia menjelaskan, pembangunan tersebut membawa dampak besar terhadap peningkatan kemampuan layanan rumah sakit, baik dari sisi sarana prasarana, alat kesehatan, jenis layanan, maupun sumber daya manusia tenaga kesehatan.
RSUD Borong yang sebelumnya berstatus rumah sakit kelas D kini meningkat menjadi rumah sakit kelas C dengan kompetensi layanan madya. Kapasitas tempat tidur juga bertambah dari sebelumnya 93 tempat tidur menjadi 150 tempat tidur.
Selain itu, RSUD Borong kini terus melengkapi layanan spesialistik untuk mendukung pelayanan kesehatan prioritas, seperti kanker, jantung, stroke, uronefrologi, serta kesehatan ibu dan anak.
Saat ini, layanan dokter spesialis yang tersedia di RSUD Borong meliputi spesialis kebidanan dan kandungan, anak, penyakit dalam, bedah, anestesi dan terapi intensif, neurologi, THT bedah kepala-leher, radiologi, patologi klinik, hingga patologi anatomi.
Pihak rumah sakit juga terus melakukan pemenuhan tenaga kesehatan, baik dari sisi jumlah, kualitas, maupun kompetensi melalui rekrutmen dan pelatihan tenaga medis.
Dengan terpenuhinya standar rumah sakit kelas C, RSUD Borong diharapkan mampu mengurangi jumlah pasien rujukan ke rumah sakit lain di luar daerah.
“Harapannya masyarakat Manggarai Timur menjadikan RSUD Borong sebagai pilihan utama ketika membutuhkan pelayanan kesehatan karena fasilitasnya semakin lengkap, nyaman, dan didukung tenaga kesehatan yang kompeten,” ujarnya.
RSUD Borong sendiri mengusung moto “SENYUM”, yakni Sigap, Empati, Nyaman, Unggul, dan Memuaskan.
Di akhir keterangannya, dr. Kresensia mengajak masyarakat menjaga fasilitas rumah sakit tersebut agar tetap nyaman, bersih, dan asri.
“RSUD Borong yang megah ini dibangun dari uang rakyat untuk digunakan bersama. Karena itu mari kita jaga bersama seperti rumah kita sendiri,” katanya.
Editor : Danny Manu
Artikel Terkait
