Tersandung Kasus, Neymar Terancam Tidak Ikut Piala Dunia 2022 di Qatar

Raden Yovan Tobing
.
Selasa, 18 Oktober 2022 | 07:21 WIB
Neymar JR menjalani persidangan di Barcelona setelah diduga terlibat dugaan korupsi transfernya dari Santos ke Barcelona. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNews.Alor.id -  Neymar Jr menjalani persidangan pada Senin (17/10/2022) di Barcelona, Spanyol. Bintang sepakbola asal Brasil itu diduga terlibat dugaan kasus penipuan transfer pemain yang dilakukan mantan presiden Barcelona, Sando Rusell sehingga terancam dituntut lima tahun penjara. 

Menurut media Spanyol, Football Espana Senin (17/10/2022), Saat kesepakatan transfer untuk membawa Neymar dari Santos ke Barcelona pada 2013 silam, Sando Rusell diduga melakukan korupsi. Akibatnya, Ia mengundurkan diri dari jabatannya usai tudingan tersebut pada 2014. 

Kasus ini bermula saat perusahaan investasi Brasil, DIS mengklaim memiliki 40% hak atas Neymar saat di klub lamanya Santos. Perusahaan itu merasa mereka telah dicurangi pada kesepakatan tersebut. 

DIS meyakini nilai transfer Neymar yang sebesar 17,1 euro jauh dari fakta sebenarnya. Atas kejadian itu, pihak DIS menuntut hukuman lima tahun penjara pada pemain yang sekarang membela Paris Saint-germain. 

Perusahaan tersebut juga meminta hukuman penjara untuk kedua mantan presiden Barcelona Rosell dan Bartomeu dengan denda total 149 juta euro untuk para terdakwa. Kasus ini juga melibatkan manajer Neymar yang merupakan orang tuanya sendiri dan mantan presiden Santos, Odilio Rodrigues.

Neymar yang merupakan pemain kunci tim Brasil akan terancam tidak menuju Piala Dunia di Qatar bulan depan. Tim Samba akan dirugikan jika sang pemain tidak ikut membela negaranya akibat kasus ini.

Editor : Danny Manu

Follow Berita iNews Alor di Google News

Bagikan Artikel Ini