get app
inews
Aa Read Next : Pemda Manggarai Timur Alokasi DAK Ratusan Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur

Kapal Tol Laut Alor Wetar Terbakar Dalam Perjalanan, Penumpang Panik

Rabu, 18 Oktober 2023 | 12:46 WIB
header img
Penumpang kapal Sabuk Nusantara 41 selamatkan diri di bagian buriran karna dek halyan terbakar (foto:screenshot /ineesAlor.id)

KALABAHI, iNewsAlor.id - Kebakaran di Kapal Tol Laut Sabuk Nusantara 41 saat memasuki perairan dekat Pulau Atauru, kebakaran yang terjadi di dek Haluan Kapal membuat semua penumpang panik selanatkan diri.

Sekitar pukul, 07.20 WIT, Rabu, (18/10/2023) kepulan asap hitam pekat mulai dirasakan tertiup hingga ke buritan kapal. Bau terbakar plastik mulai tercium sangat keras, di kejauan nampar terlihat samar pulau Atauru.

Ibu ibu serta anak kecil berjibaku berusaha menjauh dari titik api yang berada di haluan kapal, sehingga mereka berkumpul du buritan kapal.

Epong, salah salah satu penumpang tampak keluar masuk membawa baju pelampung, dan terus dibagikan ke penumpang yang sementara mulai menumpuk di dek belakang kapal.

Isak tangis ibu ibu yang semnetara menggedong anak, hingga terus beruasaha memakaikan baju pelampung baik kepada anak anak, maupun pelampjng lain yang ada di sekitar situ.

Kepanikan para penumpang ini, tampak ditenangkan oleh penumpang lain."harap jangan ada yang melompat, semua harus tenang jangan panik, sebelum ada perintah atau aba aba dari orang kapal"seruan Gino salah satu penumpang yang ada disekitar situ.

Kurang lebih 30 menit, asap sudah mulai menghilang, di dek depan ABK dan penumpang tampak lakukan semprotan dengan selang, dek bagian yang penuh dengan muatan para penumpang sudut bagian kiri, habis terbakar.

Beberapa barang rumah tangga, seperti kursi sofa, berhasil dibuang ke laut, karna yang membuat api bisa neeambat ke barang lain, dan beruntung belum merambat ke kendaraan bermotor lain yang berada di dek haluan kapal.

Pasca api mauoun serpihan sudah benar padam, tampak truma maupun kepanikan penumpang masih terasa.

Pengakuan Epong, iya senpat menendang lemari pelampung hingga terbuka, dan berusaha mengambil melampung dan dibagikan. Terangnya.
Ibu Muna, penumpang lainnya "bah untung ada paman halim, dia yang pi bongkar itu barang barang yang terbakar ko buang pi laut. Papar Muna

"Om lihat to, dia punya badan ada lumpur semua, dia dengan ada kawannya yang satu yang cepat tu, kita yang lain su tidak bisa karena asap su tutup, hampir kita sudah tidak baku lihat"lanjut Muna lagi.

Sementara Haji, penumpang lain juga mengaku sangat stres, karena masih trauma, iya mengaku sudah tenggelam dengan kapal sevanyak 2 kali,"sy tadi su siap di bagian belakang ya, karna truma kejadian di tengah laut seperti ini"kenangnya.

Namun pasca insiden kebakaran ini, tidak ada korvan jiwa, namun hampir sebagian muatan sembako, perabot rumah tangga, dan bahan bangunan hancur dan hangus tebakar, sementara Kapal Tol Laut Sabuk Nusantara 41 ini, masih membutuhkan sekitar  6 sampai 7 jam lagi tiba dan bersandar di pelabuhan Erai, Maluku Barat Daya

Editor : Danny Manu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut