Tuduhan Jalan Rusak Picu Kematian Pasien di NTT, Puskesmas Sampaikan Kronologi
BORONG, iNewsAlor.id - Seorang pasien berinisial YP (69), warga Desa Arus, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Lawir.
Kabar duka tersebut beredar melalui unggahan video di Facebook oleh akun Ancyk Guanteng, yang diketahui merupakan pihak keluarga pasien. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pasien meninggal dunia akibat kondisi jalan rusak yang menghambat proses evakuasi menuju fasilitas kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Lawir, Irvansensia D. Mutiara, menyatakan pihaknya tidak dapat memastikan penyebab kematian pasien dikaitkan dengan kondisi infrastruktur jalan.
“Kami tidak mengetahui secara langsung kejadian selama di perjalanan. Berdasarkan data medis, pasien sebelumnya sempat dirawat di puskesmas pada 17 hingga 19 Februari 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan dan observasi medis, pasien telah disarankan untuk dirujuk ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih intensif. Namun, pihak keluarga memutuskan membawa pasien pulang dan belum bersedia dirujuk.
Menurut keterangan keluarga, keputusan tersebut diambil karena pasien dinilai sudah terlalu sering bolak-balik antara puskesmas dan rumah sakit, sehingga keluarga memilih agar pasien beristirahat terlebih dahulu di kampung.
Kondisi pasien dilaporkan mulai memburuk pada Minggu (22/2). Pasien tidak nafsu makan dan tidak buang air kecil. Sehari kemudian, perut pasien membengkak dan tingkat kesadarannya menurun.
Melihat kondisi yang semakin kritis, keluarga akhirnya sepakat membawa kembali pasien ke Puskesmas Lawir untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, pasien diduga telah meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas kesehatan.
Kata Irvan, terlepas dari polemik penyebab kematian, kondisi infrastruktur jalan menuju fasilitas kesehatan di wilayah itu diketahui mengalami kerusakan di sejumlah titik, yang berpotensi memperlambat mobilitas warga saat membutuhkan layanan darurat.
Karena itu, pihak Puskesmas Lawir menyampaikan belasungkawa kepada keluarga pasien serta menegaskan bahwa sebelumnya telah merekomendasikan rujukan ke rumah sakit sesuai dengan kondisi medis pasien saat menjalani perawatan
Editor : Danny Manu