Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Sedikit Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa, Pemerintah Siapkan Tenda Darurat untuk Belajar
Advertisement . Scroll to see content

Seorang Warga di Manggarai Timur Diduga Meninggal karena Serangan Jantung saat Gempa Susulan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:32 WIB
  • author Iren Leleng
Seorang Warga di Manggarai Timur Diduga Meninggal karena Serangan Jantung saat Gempa Susulan
Gempa susulan terus guncang wilayah Flores (Foto: iNews.id)

BORONG, iNewsAlor.id - Gempa susulan bermagnitudo 4.6 kembali mengguncang Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur dini hari tadi. Seorang ibu berusia 53 tahun di Desa Rende Nao, Kecamatan Lamba Leda Timur, diduga meninggal dunia akibat serangan jantung saat panik menyelamatkan diri. Peristiwa terjadi sekitar pukul 02.39 WITA, Kamis (27/8/2026).

Korban diketahui bernama Paulina Jau. Ia merupakan warga Dusun Tangkul, Desa Rende Nao.

Kepala Desa Rende Nao, Ferdinandus Gusti Bagung, membenarkan kejadian tersebut.  
"Korban meninggal di posko darurat yang mereka buat," ujar Ferdinandus, Kamis (27/8/2026) pagi.

Menurut Ferdinandus, saat guncangan terjadi warga berhamburan keluar rumah menuju posko darurat. Di tengah kepanikan itu, kondisi Paulina mendadak drop.  

Ia menduga korban mengalami serangan jantung akibat syok dan panik saat gempa. Ini menjadi laporan korban jiwa pertama di wilayah Lamba Leda Timur sejak gempa M7,7 mengguncang Flores sepekan lalu.


Pemerintah desa mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik saat terjadi guncangan. Warga juga diminta segera mencari bantuan tenaga medis jika merasakan gejala tidak nyaman.  

Hingga kini, BMKG masih mengimbau masyarakat di Manggarai Timur untuk waspada terhadap potensi gempa susulan.

Editor: Danny Manu

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut