JAKARTA, iNewsAlor.id – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan bonus secara langsung kepada para atlet Indonesia peraih medali di ajang Asian Games 2026 dan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (29/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo turut menjanjikan kenaikan nilai bonus bagi para pejuang olahraga tanah air.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengonfirmasi bahwa nominal apresiasi yang dikucurkan pemerintah tahun ini jauh lebih besar dibandingkan dengan gelaran Asian Games edisi sebelumnya.
Meski demikian, Erick enggan membeberkan secara terperinci besaran angka yang akan diterima para atlet. Ia menegaskan bahwa rincian nominal bonus akan diumumkan secara langsung oleh Presiden Prabowo.
"Ya, alhamdulillah naik. Biar atlet sejahtera, jangan persepsi atlet selalu kesannya tidak punya masa depan. Bapak Presiden membuktikan bahwa atlet adalah karier yang luar biasa yang tidak hanya membawa nama besar bangsa, tapi juga kebanggaan keluarga dan nama pribadi. Tabungannya banyak, dapat beasiswa, apalagi ke depan punya dana pensiun, jadi luar biasa," ujar Erick saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Sebagai pembanding, pada ajang Asian Games 2023 di Hangzhou, China, pemerintah mengucurkan bonus sebesar Rp1,575 miliar untuk peraih medali emas kategori perorangan. Sementara itu, peraih medali perak mengantongi Rp525 juta dan peraih perunggu membawa pulang Rp262,5 juta. Sebelumnya, Presiden Prabowo sempat menjanjikan bonus medali emas Asian Games 2026 bakal menembus angka Rp3 miliar.
Lebih lanjut, Erick mengungkapkan apresiasinya atas perjuangan kontingen Indonesia pada Asian Games dan Asian Para Games 2026 yang dinilai sukses melampaui target awal yang ditetapkan pemerintah.
"Semua di atas target, ya. Alhamdulillah medali emas Asian Games mendapatkan 5, untuk para games mendapatkan 15. Semua di atas target, alhamdulillah," lanjutnya.
Pasca-penyerahan apresiasi ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana menggelar evaluasi komprehensif bersama jajaran pimpinan cabang olahraga dan federasi nasional guna mempersiapkan persaingan di level internasional berikutnya.
"Kami akan terus memastikan para pimpinan cabang olahraga dan federasi menepati janji karena pemerintah sudah hadir memastikan yang namanya pelatnas jangka pendek, menengah, panjang, dan kita akan mulai persiapkan buat Olimpiade 2028 Los Angeles," tegas Menpora.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
