get app
inews
Aa Text
Read Next : Putra NTT Resmi Gagas Badan Sertifikasi Bertaraf Global

Longsor Timbun Rumah dan Areal Pertanian di Lamba Leda NTT, 2 Warga Hilang

Jum'at, 23 Januari 2026 | 07:07 WIB
header img
Bencana longsor timbun rumah dan areal persawahan warga Desa Goreng Meni, Manggarai Timur, Foto: Iren Leleng/iNews

FLORES, iNews.id - Bencana tanah longsor menerjang Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (22/1/2026). Musibah yang dipicu cuaca ekstrem ini mengakibatkan rumah warga dan lahan pertanian rata dengan tanah, serta sejumlah orang dilaporkan hilang.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WITA. Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa pekan terakhir diduga kuat membuat kondisi tebing di sekitar pemukiman labil hingga akhirnya ambrol.

Camat Lamba Leda, Edmon Lana, mengonfirmasi bahwa terjangan material longsor meluluhlantakkan sektor pertanian dan bangunan milik warga.

"Berdasarkan informasi awal, ada satu rumah dan lahan persawahan warga yang tertimbun material longsor," ujar Edmon Lana saat dihubungi media, Kamis (22/1/2026).

Edmon mengungkapkan adanya laporan dua warga yang diduga hilang. Besar kemungkinan keduanya tertimbun material tanah saat bencana terjadi. Sementara itu, tiga warga lainnya berhasil menyelamatkan diri.

"Dua warga diduga hilang, masih dalam pencarian. Sedangkan tiga lainnya sudah mengungsi, di mana satu orang di antaranya kini menjalani perawatan intensif di Puskesmas terdekat," tuturnya.

Meski demikian, pihak kecamatan masih terus melakukan verifikasi di lapangan. "Informasinya masih simpang siur terkait kepastian warga yang hilang, kami terus berkoordinasi untuk memastikan data di lokasi," lanjut Edmon.

Infrastruktur vital di Desa Goreng Meni juga dilaporkan lumpuh total sehingga menyulitkan koordinasi darurat.

"Jaringan telekomunikasi putus total, sehingga menyulitkan pelaporan data korban secara cepat. Selain itu, aliran listrik juga padam," ungkapnya.

Saat ini, sebagian besar warga yang berada di zona bahaya telah diungsikan ke lokasi yang lebih aman. Langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat potensi cuaca ekstrem di wilayah Manggarai Timur masih sangat tinggi.

Editor : Danny Manu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut