KALABAHI,iNewsAlor.id-Delapan tim sudah menyelesaikan pertandingan perempat final Open Turnamen Budi Artha Mandiri (BAM) Cup 2026 hingga menyisahkan empat tim di semifinal. Kualitas pemain lokal kita juga mumpuni, tetapi rata-rata tim yang memastikan diri lolos semifinal didominasi pemail non lokal atau dari luar Alor. Dominasi pemain non lokal di ajang turnamen paling bergengsi di Nusa Kenari ini diapresiasi oleh Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH.
“Kualitas pemain luar di turnamen ini bisa jadi ajang pembelajaran pemain lokal kita untuk mengasah skil,” Wakil Bupati Alor.
Perehelatan BAM Cup 2026 memasuki babak semifinal final. Empat tim terbaik yakni Budi Artha Mandiri, ATL United, Gaza Moru dan Mola FC akan saling berhadapan mencari tiket menuju partai final. Empat tim yang lolos semifinal ini diperkuat pemain non lokal atau pemain luar Kabupaten Alor.
Sebelumnya, Wakil Bupati Alor Rocky Winaryo, SH, MH turut menyaksikan laga perempat final antara Baranusa FC yang lebih mengandalkan pemain lokal melawan Budi Artha Mandiri dengan sejumlah pemain bintang non lokal atau dari luar Alor.
Orang nomor dua di Nusa Kenari tercinta ini mengapresiasi permainan anak-anak Baranusa dalam laga hidup mati itu. Saya melihat Baranusa FC yang diperkuat pemain lokal juga bermain bagus, tetapi kualitas permainan Budi Artha Mandiri yang diperkuat sejumlah pemain bintang dari luar Alor lebih mumpuni kualitasnya. Karena itu wajar jika langka Baranusa FC menuju semifinal dihentikan tim tuan rumah, Budi Artha Mandiri.
Menanggapi partai perempat final antara Baranusa vs Budi Artha Mandiri, Rocky Winaryo pola permainan tim Baranusa vs Budi Artha Mandiri sangat menghibur penonton. Intinya kedua tim telah menunjukan kualitas terbaik di laga dua hari silam.
Soal beberapa pemain luar yang memperkuat tim yang lolos semifinal, Winaryo menilai merupakan kesempatan belajar untuk pemain muda lokal yang ada disini. Setidaknya 24 tim yang berpartisipasi ini terus memberikan persaingan nyang ketat.
Open Turnamen Budi Artha Cup Tahun 2026 ini menurut Rocky Winaryo merupakan salah satu event terbesar sepak bola di Nusa Tenggara Timur. Karena itu pemerintah Kabupaten Alor memberikan apresiasi dan penghargaan kepada KSP Budi Artha Mandiri.
Pelaksanaan event dengan sistem open turnamen ini diharapkan mampu mengedukasi para pemain muda kita di Alor karena pemain-pemain luar yang didatangkan memperkuat tim lokal, tentunya memiliki kualitas yang mumpuni karena ada yang berlaga di tima nasional maupun di devisi 2 dan 3.
Yang paling penting demikian Wabup Alor, kita sebagai tuan rumah harus menunjukan kepada pemain luar tentang sportifitas maupun kenyamanan saat berlaga di Alor. Kepada para pemain maupun supoter Wabup Alor menaruh harap agar dapat menjaga Kamtibmas hingga even terbesar sepak bola di Alor ini selesai.
Harapan sekaligus himbauan ini disampaikan Wabup Winaryo kepada pekerja media di sela-sela pembukaan plaza kuliner di Pasar Kadelang, Kamis, (20/07) bersama beberapa sejumlah pimpinan OPD.
Winaryo yakini bahwa suksesnya penyelenggaraan Open Turnamen ini ikut berpengaruh terhadap penyelenggaraan event yang sama di waktu mendatang. Kalau sukses saya akan minta agar event sepakbola di Alor harus terus digelar. Tujuannya membina atlit sepak bola Alor sekaligus menyediakan hiburan bagi warga pecinta bola dan pemberdayaan pelaku UMKM.
Editor : Danny Manu
Artikel Terkait
