Ditjenpas Salur Bantuan Logistik dan Temui Warga Binaan di Lapas Ruteng Pascagempa

Iren Leleng
Foto: Ditjenpas Salur Bantuan Logistik dan Tinjau Rutan Ruteng Pascagempa

FLORES, iNewsAlor.id — Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyalurkan puluhan ton bantuan logistik serta meninjau kondisi Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Ruteng pascagempa bumi Manggarai, Kamis (3/9/2026). Selain menyalurkan bantuan, Ditjenpas mengonfirmasi telah memindahkan sebanyak 171 warga binaan ke Rutan Bajawa dan Lapas Ende akibat kerusakan fisik pada bangunan Rutan Ruteng.

Kerusakan pada Rutan Ruteng meliputi sejumlah tembok yang roboh dan retakan di beberapa blok hunian pascagempa tektonik M 7,7 yang berpusat di timur laut Mbay pada 15 Agustus 2026 lalu.

"Kami membawa bantuan kepedulian keluarga besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk masyarakat, pegawai, dan warga binaan. Untuk keamanan, 171 warga binaan sudah dipindahkan sementara dan akan dikembalikan setelah perbaikan bangunan selesai," ujar Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Pol. Drs. Mashudi, saat meninjau lokasi, Kamis (3/9/2026).

Mashudi menambahkan, Ditjenpas telah membawa tim teknis untuk menilai tingkat kerusakan fasilitas Rutan Ruteng agar proses rehabilitasi fisik serta perbaikan tembok keliling dapat segera dilakukan. Selama masa pemindahan, warga binaan dinilai kooperatif dan turut membantu petugas memperbaiki kerusakan secara darurat.

Melihat situasi yang kondusif, Ditjenpas mengusulkan pemberian remisi khusus bagi warga binaan terdampak bencana. Usulan tersebut telah dibicarakan bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

"Soal remisi, kami usahakan sebagai bentuk kepedulian. Meski dalam masa pemulihan pascabencana, program pembinaan seperti bercocok tanam dan kegiatan UMKM bagi warga binaan juga dipastikan tetap berjalan," jelas Mashudi.

Bantuan logistik yang dihimpun dari jajaran Pemasyarakatan se-Indonesia tersebut mencakup 20 ton beras, 2.000 lembar selimut, 1.000 rak telur, 1.000 kg gula pasir, 1.000 dus mi instan, 1.000 liter minyak goreng, serta obat-obatan. Bantuan didistribusikan ke wilayah Reo, Nagekeo, serta warga di sekitar Rutan Ruteng.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, menjelaskan bahwa selain perbaikan sarana, langkah pemulihan psikologis (*trauma healing*) juga diberikan kepada jajaran pegawai dan warga binaan melalui pelatihan penanganan dampak psikologis bencana.

Pemerintah Kabupaten Manggarai menyambut positif penanganan cepat dari Ditjenpas. Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, menyampaikan apresiasinya atas bantuan material serta dukungan moral dari pemerintah pusat di tengah masa pemulihan daerah pascagempa.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Manggarai, kami berterima kasih atas kepedulian dan rasa persaudaraan yang diberikan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," tutur Wabup Fabi.

Editor : Danny Manu

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network