Terkait kondisi finansial, Yahya tidak menampik bahwa BPJS Kesehatan saat ini mengalami defisit hingga Rp2 triliun setiap bulannya akibat tingginya klaim penyakit berat atau katastropik yang menyedot 37 persen anggaran. Guna mencegah potensi kemacetan layanan (collapse), pemerintah telah menyiapkan komitmen bantuan dana sebesar Rp20 triliun yang kini tinggal menunggu penerbitan Peraturan Presiden (Perpres).
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
