Daftar Orang Terkaya Sepanjang Sejarah, Kekayaan Elon Musk Tak Sebanding dengan Harta Genghis Khan

Viola Triamanda
.
Rabu, 05 Oktober 2022 | 12:01 WIB
Daftar orang terkaya sepanjang sejarah, kekayaan Elon Musk tak sebanding dengan Genghis Khan. Foto: kolase

JAKARTA, iNewsAlor.id - Saat ini, Elon Musk dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai 234,5 miliar dolar AS atau Rp3.477,5 triliun. Namun sebelum Elon Musk, tercatat ada beberapa orang terkaya sepanjang sejarah dan belum ada yang mengalahkan sampai saat ini.

Elon Musk ini diketahui memiliki banyak perusahaan, mulai dari SpaceX, Tesla dan kini ia membeli saham Twitter senilai Rp668 triliun.

Akan tetapi jauh sebelum itu, di abad ke-12 hingga 19 ada beberapa raja, kaisar dan orang Amerika yang memiliki kekayaan jauh lebih banyak dibanding Elon Musk.

Beriku Daftar Orang Terkaya Sepanjang Sejarah dikutip dari MNS:

1. Genghis Khan

Genghis Khan merupakan orang terkaya nomor satu sepanjang sejarah, dengan kekayaan diperkirakan sebesar 100 triliun AS. Pemimpin Mongol yang dikenal menakutkan ini berhasil menaklukkan wilayah seluas 12 juta mil saat berkuasa selama 21 tahun, yakni sejak tahun 1206 hingga 1227 M.


Daftar orang terkaya sepanjang sejarah, kekayaan Elon Musk tak sebanding dengan Genghis Khan. Foto: kolase

Bersama bala tentaranya, Genghis Khan berhasil menjarah lahan besar Eurasia (gabungan daratan benua Eropa dan Asia) – wilayah yang sekarang bernilai triliunan dolar AS. Kepemimpinannya itu dinobatkan sebagai kekaisaran terluas dalam sejarah manusia.

Meski begitu, ketika Genghis Khan meninggal di tahun 1227, ternyata harta rampasannya itu tidak ditimbunnya. Dia memilih mendistribusikan kembali harta jarahan dan wilayah yang dicuri kepada rakyatnya.

2. Kaisar Shenzong

Kaisar Shenzong adalah kaisar Dinasti Song keenam di daratan China. Ia berkuasa dari tahun 1067 hingga 1085 selama era Kemakmuran Damai dan Kelimpahan Utama. 

Selama 18 tahun berkuasa, Kaisar Shenzong menguasai sekitar 30 persen dari PDB global, setara dengan lebih dari 30 triliun dolar AS hari ini. 

Harta kekayaan itu diperoleh lantaran sang Kaisar ini mahir dalam mengumpulkan pajak. Kebijakan ini rupanya membantu meningkatkan kehidupan orang miskin dan dipandang sebagai pelopor negara kesejahteraan modern.

Halaman : 1 2 3
Bagikan Artikel Ini